“Tebar Kepedulian Idul Adha, SIT Bina Insani Belitung Sembelih Empat Ekor Sapi Qurban”

Belitung, Kamis (28/5/2026) — Suasana kebersamaan dan semangat berbagi mewarnai pelaksanaan kegiatan penyembelihan hewan qurban di SIT Bina Insani Belitung yang dilaksanakan di halaman SDIT Bina Insani.

Pada momentum Iduladha 1447 H tahun ini, SIT Bina Insani Belitung menyembelih sebanyak 4 ekor sapi qurban yang berasal dari partisipasi seluruh civitas sekolah, mulai dari guru, pegawai, orangtua siswa, hingga masyarakat yang setiap tahunnya mempercayakan pelaksanaan qurbannya melalui Bina Insani.

Kegiatan qurban menjadi agenda rutin tahunan yang terus dilaksanakan sebagai bentuk pendidikan kepedulian sosial, semangat berbagi, serta penguatan nilai-nilai ibadah di lingkungan sekolah.

Dari empat ekor sapi tersebut, diperoleh total sekitar 445 kilogram daging sapi murni yang kemudian dikemas menjadi sekitar 160 kantong daging qurban. Daging qurban dibagikan kepada masyarakat di sekitar lingkungan Bina Insani, tetangga guru dan pegawai, para pequrban, serta berbagai pihak yang telah membantu pelaksanaan kegiatan qurban.

Penanggung jawab kegiatan qurban SIT Bina Insani, Ustadzah Harviani Marselia, S.Pd., menyampaikan bahwa program qurban rutin dilaksanakan setiap tahun dengan semangat kebersamaan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, kegiatan qurban tahun ini kembali berjalan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pequrban yang telah mempercayakan qurbannya melalui SIT Bina Insani,” ujarnya.

Beliau juga menyampaikan bahwa bagi masyarakat maupun orangtua yang ingin berqurban pada tahun mendatang, dapat kembali bergabung bersama program qurban SIT Bina Insani.

Kegiatan penyembelihan dan distribusi qurban berlangsung dengan penuh gotong royong. Guru, pegawai, dan panitia tampak saling bekerja sama mulai dari proses penyembelihan, pengemasan, hingga pembagian daging qurban kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, SIT Bina Insani Belitung berharap semangat Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai sarana menumbuhkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *