Tanjungpandan, Kamis (21/5/2026) — Halaman SMPIT Bina Insani Belitung berubah menjadi panggung budaya yang semarak dan penuh warna dalam pelaksanaan kegiatan “Festival Budaya Nusantara” yang digelar sebagai bagian dari kegiatan kokurikuler bertema Budaya Nusantara dan Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Kegiatan berlangsung meriah dengan dihadiri siswa, guru, orangtua, serta tamu undangan yang memenuhi area acara sejak pagi hari. Nuansa budaya Indonesia begitu terasa melalui ragam penampilan seni, tradisi daerah, dan antusiasme seluruh peserta.
Acara diawali dengan tari selamat datang, dilanjutkan pembukaan dan tilawah Al-Qur’an yang menambah suasana khidmat. Seluruh peserta kemudian bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Bina Insani dengan penuh semangat nasionalisme dan kebanggaan.

Kepala sekolah dalam sambutannya menyampaikan bahwa Festival Budaya Nusantara menjadi sarana pembelajaran karakter sekaligus upaya melestarikan budaya bangsa kepada generasi muda.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dinas Pendidikan yang diwakili oleh pengawas SMP. Beliau memberikan apresiasi atas kreativitas dan komitmen SMPIT Bina Insani dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga penguatan karakter, budaya, dan kecintaan terhadap warisan bangsa.
Momentum pembukaan semakin semarak dengan prosesi ceremonial confetti canon yang dilakukan bersama oleh kepala sekolah, pengawas SMP, pembina yayasan, ketua komite sekolah dan direktur pendidikan sebagai tanda resmi dibukanya Festival Budaya Nusantara. Rangkaian acara formal kemudian ditutup dengan doa bersama.

Kemegahan acara berlanjut pada sesi pentas seni budaya yang berhasil memukau seluruh tamu undangan. Penampilan pembuka menghadirkan tradisi khas Belitung, “Ngarak Penganten Berebut Lawang”, yaitu prosesi mengantar calon pengantin pria dengan membawa seserahan menuju pengantin perempuan yang disambut tradisi berbalas pantun penuh makna dan keceriaan.
Sorak tepuk tangan penonton semakin riuh saat berbagai penampilan budaya ditampilkan secara bergantian, di antaranya: Tari Zapin, Lagu Belitong, Tarian Nusantara, Drama Musikal Lagu Belitong, Tari Payung Kreasi, Tari Saman, serta berbagai penampilan seni lainnya yang dibawakan dengan penuh percaya diri dan kreativitas oleh siswa-siswi SMPIT Bina Insani.
Suasana acara semakin hidup dengan dukungan dan antusiasme para orangtua yang memenuhi area kegiatan. Tepuk tangan meriah terus mengiringi setiap penampilan siswa yang tampil memukau di atas panggung.

Setelah seluruh rangkaian pentas seni selesai, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta, dewan guru, tamu undangan, dan orangtua sebagai bentuk kebersamaan dan dokumentasi momen berharga tersebut.
Kegiatan kemudian ditutup dengan tradisi khas Belitung, Makan Bedulang, yaitu makan bersama dalam satu dulang yang sarat makna kebersamaan, persaudaraan, dan nilai budaya Melayu Belitung.
Festival Budaya Nusantara ini menjadi bukti nyata komitmen SMPIT Bina Insani Belitung dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kaya akan nilai budaya, karakter, kreativitas, dan cinta tanah air.













